Kantor Desa Dawuan Timur

Terletak di Tengah-Tengah Wilayah Desa yang berada di Dusun Sumur Bandung Kidul

Fasilitas untuk kenyamanan dan mempercepat pelayanan

Terdapat ruang pelayanan yang telah terkomputerisasi di sertai fasilitas ruang tunggu yang di sertai (Televisi, AC dan Kipas Angin),tempat ibadah, dan kamar mandi

Ronda keliling lingkungan

Untuk menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan desa di adakan ronda berkeliling wilayah desa.

Musyawarah untuk membangun desa yang lebih baik

Berusaha untuk menjadi desa yang lebih baik dengan mengutamakan musyawarah dan dialog untuk menampung aspirasi pembangunan

Pembangunan yang terarah dan terencana

Membangun sesuai dengan kepentingan dan kebutuhan warga setempat untuk kesejahteraan warga masyarakat

* Social Website - dari, untuk dan demi masyarakat *
Tampilkan postingan dengan label PKK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PKK. Tampilkan semua postingan

Minggu, Februari 05, 2017

Acara PKK Posyandu Ke TMII






Minggu, tanggal 05 Pebruari 2017 telah berlangsung acara PKK Posyandu ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
Para pesertanya sendiri di ikuti oleh para anggota PKK Posyandu Desa Dawuan Timur yang tersebar di seluruh wilayah Desa Dawuan Timur.

Senin, April 23, 2012

Rapat PKK (Bina Wilayah 2012)

Pada hari senin tanggal 23 April 2012 di kontor Desa dawuan Timur di laksanakan kegiatan Rapat PKK tentang Bina Wilayah tahun 2012. di bawah ini adalah dokumentasinya :









Kamis, Februari 16, 2012

Susunan Pengurus PKK


1
Ketua
EMAS PERMASI

Wakil Ketua
NANI NURUNNISA
2
Sekretaris
NENGSIH

Wakil Sekretaris
IIM
2
Bendahara
RUSLIAH

Wakil Bendahara
RURI



4
Ketua POKJA I
JUARIAH
5
Ketua POKJA II
ENI
6
Ketua POKJA III
HJ. KOMARIAH
7
Ketua POKJA IV
MARNAH

Struktur Organisasi Pokja Posyandu


Di bawah ini adalah Stuktur Organisasi Pokja Posyandu Desa Dawuan Timur

(klik untuk diperbesar)

Kepengurusan Posyandu


NO
NAMA POS YANDU
NAMA KADER
1
SAKURA.I
Ketua       :  Acah
Anggota : 1. Enong
                   2. Anih
                   3. Ny.Risan
                   4. Bp.Risan
2
SAKURA.II
Ketua       :  Eni R
Anggota : 1. Engkur
                   2. Momoh
                   3. Ny.Jaenal
                   4. Dusun Mano
3
SAKURA.III
Ketua       :  Nengsih
Anggota : 1. Atun
                   2. Atih
                   3. Engkom
                   4. Rw.Engkus
4
SAKURA.IV
Ketua       :  Marnah
Anggota : 1. Nani
                   2. Nuni
                   3. Rohayah
                   4. Dusun Karya
5
SAKURA.V
Ketua       :  Iim
Anggota : 1. Cami
                   2. Ijoh
                   3. Nani
                   4. Rt.Adung
6
SAKURA.VI
Ketua       :  Imas
Anggota : 1. Nani
                   2. Itoh
                   3. Rani
                   4. Ida
7
SAKURA.VII
Ketua       :  Wiwin
Anggota : 1. Susi
                   2. Sri
                   3. Titin
                   4. Alya
8
SAKURA.VIII
Ketua       :  Encih
Anggota : 1. Sawit
                   2. Een
                   3. Dusun Sudin
                   4. Rt.Ayi
9
SAKURA.IX
Ketua       :  Nesih
Anggota : 1. Nurhendarti
                   2. Tati
                   3. Rt.Pendi
                   4. Wakil Suma
10
SAKURA.X
Ketua       :  Tirta
Anggota : 1. Nur
                   2. Endang
                   3. Wiwin
                   4. Yanti
11
SAKURA.XI
Ketua       :  Imas
Anggota : 1. Juanariah
                   2. Yana
                   3. Dede
                   4. Evi
12
SAKURA.XII
Ketua       :  Ruri
Anggota : 1. Aas
                   2. Ida
                   3. Deni
                   4. Ating
13
SAKURA.XII
Ketua       : Ny.Harsa
Anggota : 1. Endang
                   2. Asliah
                   3. Ny.Syahroni
                   4. Ny.Iyan

Senin, Januari 09, 2012

Latar Belakang PKK


  1. Pembangunan Nasional adalah upaya yang dilaksanakan oleh semua komponen bangsa dalam rangka mencapai tujuan bernegara. Pembangunan akan berhasil dengan efektif apabila di satu pihak ada fasilitas, kemudahan – kemuhan dan sistem pelayanan yang disediakan Pemerintah dan di lain pihak ada partisipasi aktif seluruh masyarakat.
  2. Kondisi keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat mempunyai arti yang besar dalam proses pembangunan, karena kondisi keluarga dapat merupakan barometer bagi kesejahteraan masyarakat pada umumnya. Untuk dapat membina kelaurga secara langsung dan menjangkau sasaran sebanyak mugkin, dibentuk Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga, yang mekanisme gerakannya dikelola dan dilaksanakan oleh suatu Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga ( TP.PKK ) disetiap jenjang.
  3. Peran aktif segenap lapisan masyarakat dalam pembangunan harus lebih ditingkatkan, merata dan berkualitas dalam memikul beban dan tanggung jawab pembangunan,maupun dalam menerima kembali hasil pembangunan itu sendiri.
  4. Melalui Rakernas II PKK tahun 1984, telah disusun Pedoman Pelaksanaan PKK yang kemudian disempurnakan dalam setiap Rakernas PKK berikutnya, sesuai dengan ketentuan pembangunan dan kebutuhan masyarakat khususnya dalam hal mekanisme pelaksanaan program – program sebagai upaya peningkatan kualitas kerja dan memperkuat kelembagaan yang secara keseluruhan diperlukan kemampuan dan profesionalisme dalam pengelolaan Gerakan PKK.
  5. Dalam era globalisasi persaingan untuk maju sangat ketat. Gerakan PKK dituntut untuk menumbuh kembangkan sikap dan perilaku, kemandirian pribadi, keluarga dan masyarakat, agar tidak keliru dalam menerima globalisasi. Tantangan yang dihadapi antara lain perkembangan sumber daya manusia, pergeseran tata nilai, pemanfaatan sumber daya alam, ilmu pengetahuan dan teknologi, perkembangan tatanan Internasional dan penanganan mamajemen pemerintahan dan pembangunan nasional yang dipengaruhi oleh berbagai faktor terkait. Untuk itu perlu adanya ketahanann keluarga dalam upaya mewujudkan keluarga sejahetra.
  6. Proyeksi kependudukan di masa mendatang memperlihatkan meningkatnya jumlah penduduk dan angkatan kerja usia muda serta meningkatnya prosentase penduduk usia lanjut. Hal ini menjadi perhatian Tim Penggerak PKK karena fakor – faktor tersebut mempunyai dampak yang sangat strategis yang perlu diperhitungkan dalam pengelolaan Gerakan PKK.


Visi dan Misi PKK


Visi
Terwujudnya keluarga yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia dan berbudi luhur, sehat sejahtera, maju – mandiri, kesetaraan dan keadilan gender serta kesadaran hukum dan lingkungan.

Misi

  1. Meningkatkan mental spiritual, perilaku hidup dengan menghayati dan mengamalkan Pancasila serta meningkatkan pelaksanaan hak dan kewajiban sesuai dengan hak azazi manusia (HAM), demokrasi, meningkatkan kesetiakawanan sosial dan kegotong royongan serta pembentukan watak bangsa yang selaras, serasi dan seimbang. 
  2. Meningkatkan pendidikan dan ketrampilan yang diperlukan, dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa serta meningkatkan pendapatan keluarga.  
  3. Meningkatkan kualitas dan kuantitas pangan keluarga, serta upaya peningkatan pemanfataan pekarangan melalui Halaman Serasi, Teratur, Indah dan nyaman (HATINYA) PKK, sandang dan perumahan serta tata laksana rumah tangga yang sehat.
  4. Meningkatkan derajat kesehatan, kelestarian lingkungan hidup serta membiasakan hidup berencana dalam semua aspek kehidupan dan perencanaan ekonomi keluarga dengan membiasakan menabung.
  5. Meningkatkan pengelolaan Gerakan PKK baik kegiatan pengorganisasian maupun pelaksanaan program – programnya yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi masyarakat setempat.


Tugas dan Fungsi PKK


Tugas :

  1. Merencanakan, melaksanakan dan membina pelaksanaan program-program kerja PKK sesuai dengan keadaan dan kebutuhan masyarakat.
  2. Menghimpun, menggerakkan dan membina potensi masyarakat khususnya keluarga untuk terlaksananya program-program PKK.
  3. Memberikan bimbingan, motivasi dan memfasilitasi Tim Penggerak PKK/kelompok-kelompok PKK dibawahnya.
  4. Menyampaikan laporan tentang pelaksanaan tugas kepada Ketua Dewan Penyantun Tim Penggerak PKK pada jenjang yang sama dan kepada Ketua Tim Penggerak PKK setingkat diatasnya.
  5. Mengadakan Supervisi, Pelaporan, Evaluasi dan Monitoring (SPEM) terhadappelaksanaan program-program pokok PKK.


Fungsi :

  1. Penyuluh, motivator dan penggerak masyarakat agar mau dan mampu melaksanakan program PKK.
  2. Fasilitator, perencana, pelaksana, pengendali, pembina dan pembimbing Gerakan PKK.


Arti Lambang Logo PKK


Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK)

Warna

  • Biru melambangkan suasana damai, aman, tentram dan sejahtera.
  • Putih melambangkan kesucian dan ketulusan untuk suatu tujuan dan itikad
  • Kuning melambangkan keagungan cita – cita.
  • Hitam melambangkan kekekalan / keabadian.



Komponen

  • Segilima melambangkan Pancasila sebagai dasar Gerakan PKK.
  • Bintang melambangkan Ketuhanan Yang Maha Esa.
  • 17 butir kapas, 8 buah simpul pengikat, 45 butir padi melambangkan kemerdekaan RI dan kemakmuran.
  • Alokade melingkar melambangkan wahana partisipasi masyarakat dalam pembangunan yang memadukan pelaksanaan segala kegiatan dan prakarsa serta swadaya gotong royong masyarakat dalam aspek kehidupan dan penghidupan untuk mewujudkan Ketahanan Nasional.
  • Rangkaian Mata Rantai melambangkan masyarakat yang terdiri dari keluarga – keluarga sebagai unit terkecil yang merupakan sasaran Gerakan PKK.
  • Lingkaran Putih melambangkan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga dilaksanakan secara terus menerus dan berkesinambungan.
  • 10 buah ujung tombak yang tersusun merupakan bunga melambangkan gerakan masyarakat dalam pembangunan dengan melaksanakan 10 Program Pokok PKK dan sasarannya keluarga sebagai unit terkecil dalam



Arti Keseluruhan :
Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga ( PKK ) yang merupakan gerakan nasional untuk pembangunan keluarga, berazaskan Pancasila dan UUD 1945 dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, melakukan kegiatan yang terus menerus dan berkesinambungan untuk menghimpun, menggerakkan dan membina masyarakat untuk melaksanakan 10 Program Pokok PKK dengan sasaran keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat untuk mewujudkan keluarga sejahtera yang selalu hidup dalam suasana damai, aman, tertib, tentram, makmur dan sejahtera dalam rangka Ketahanan Nasional.